Yuk Ngaji Sahih Bukhari! Inilah Fakta-Fakta Menarik dari Sahih Al-Bukhari dan Penulisnya (Bagian Pertama)

0
370

Siapa yang belajar agama Islam hampir bisa dipastikan akan bertemu dengan nama Bukhari, baik dalam kajian langsung di majelis ilmu ataupun tulisan buku-buku islami. Dalam tulisan ini akan disebutkan beberapa fakta yang wajib diketahui generasi muda Ahlu Sunnah Wal Jamaah. Dari sisi kitab Sahih Bukhari terdapat fakta-fakta menarik yang layak diperbincangkan:

Kitab Hadis Sahih Pertama Kali dan Tersahih Sepanjang Sejarah

Menurut Ibnu Sholah, seperti yang dikutip Ibnu Hajar Al-‘Asqalani dalam Muqaddimah Fathul Bari, Sahih Bukhari merupakan kitab pertama yang menginventatisir hadis sahih ke dalam satu susunan. Lebih lanjut Imam Ibnu Hajar Al-‘Asqalani dalam Muqaddimah Fathul Bari berkata:

قالَ (أي إبن الصلاح في علوم الحديث) أول من صنف فِي الصَّحِيح البُخارِيّ أبُو عبد الله مُحَمَّد بن إسْماعِيل وتلاه أبُو الحُسَيْن مُسلم بن الحجّاج القشيرِي ومُسلم مَعَ أنه أخذ عَن البُخارِيّ واستفاد مِنهُ فَإنَّهُ يُشارك البُخارِيّ فِي كثير من شُيُوخه وكتاباهما أصح الكتب بعد كتاب الله العَزِيز

“Imam Abu ‘Amr Ibnus Sholah dalam karyanya Ulūm Al-Hadìts menyatakan: Bahwa yang pertama kali menyusun koleksi tulisan hadis sahih adalah Al-Bukhari, ia yang bernama Abu Abdillah Muhammad bin Ismail. Kitab Sahih Bukhari pernah dibaca oleh Imam Muslim (Abul Husain Muslim bin Al-Hajjaj Al-Qusyairi), dan Imam Muslim mengambil pelajaran dari kitab Bukhari karena pada dasarnya Imam Muslim juga berguru pada kebanyakan guru-gurunya Al-Bukhari. Dan (bisa dikatakan) bahwa kitab Sahih Bukhari dan Sahih Muslim merupakan dua kitab tersahih, persis di bawah kesahihan Kitab Suci Al-Qur’an.”

Disarikan Lebih Dari 600 Ribu Hadis

Riwayat dari Abu Ali Al-Ghisani dalam Muqaddimah Fathul Bari:

أنه (البخاري) قال: خرجت الصحيح من ستمائة ألف حديث

Sungguh Al-Bukhari berkata: Aku merilis As-Sahih (kitab Sahih Bukhari) menyaring dari enam ratus ribu hadis”.

Jumlah ratusan ribu hadis di atas bukan semata-mata naskah tertulis melainkan hafalan di luar kepala yang dimiliki Imam Bukhari. Imam Bukhari sendiri mengaku bahwa ia telah menghafal kitab-kitab karya Ibnul Mubarak dan Imam Waki’ pada umur 13 tahun. Sebagai informasi, Imam Waki’ yang dimaksud tersebut ialah gurunya Imam As-Syafi’i.

Sahih Bukhari Ditulis Karena Dorongan Dari Seseorang yang Misterius

Imam Bukhari berkata:

كنت عند إسحاق بن راهويه، فقال رجل معه: لو جمعتم كتابا لسنن النبي صلى الله عليه وسلم، فوقع ذلك في قلبي، فأخذت في جمع هذا الكتاب

“Saat aku sedang bersama Ishaq bin Rohawaih (salah satu kakak kelas Imam Bukhari), tiba-tiba ada seorang lelaki bilang begini: Andai saja kalian membuat satu kitab berisi hadis Nabi saw., omongan itu membuat hatiku terpicu untuk menulis kitab Sahih Bukhari ini”.

Dalam redaksi Imam Bukhari di atas, tidak dijelaskan siapa lelaki yang mengusulkan penulisan kitab hadis tersebut. Setelah meneliti lebih jauh penulis belum dapat menemukan lebih jauh siapa lelaki misterius tersebut. Dalam beberapa kitab misal Syarah Sunan An-Nasai, Imdadul Qari dan Al-Wadh’u fi Al-Hadits, riwayat tersebut tidak menjelaskan siapa sebenarnya lelaki tersebut, hanya lebih spesifik menyebut bahwa lelaki itu ialah “temanku” atau “santriku” saja kata Imam Bukhari. Sungguh misterius bukan?

Setiap Satu Hadis Ditulis Dengan Tirakat Bersuci dan Salat Dua Rakaat

Al-Firbari pernah mendengar Al-Bukhari berkata:

ما كتبت في الصحيح حديثا حتى إغتسلت قبله، و صليت ركعتين

“Dalam Kitab Sahih ini, aku tak pernah menulis satu hadis pun sebelum aku mandi dan salat sunnah dua rakaat terlebih dahulu”.

Subhanallāh… Begitu agungnya kesungguhan Imam Bukhari dalam menulis dawuh Rasulullah saw. Maka tak bisa dimungkiri lagi saat ini sampai mungkin hari kiamat, betapa tak tertandingi derajat luhur dan kepopuleran kitab Sahih Bukhari.

Wallahu a’lam.

Bersambung

Referensi:

  1. Hadyu As-Sari Muqaddimah Fathul Bari, Ibnu Hajar Al-‘Asqalani, hal. 35-45.
  2. Fathul Bari, Ibnu Hajar Al-‘Asqalani, Juz 1, hal. 243.