- Advertisement -

CATEGORY

Kebangsaan

Dalil Sila Kedua dalam Pancasila

Mengakui persamaan derajat, persamaan hak, dan persamaan kewajiban antara sesama manusia, saling mencintai sesama manusia, mengembangkan sikap tenggang rasa, tidak semena-mena, menjunjung...

Jihad dan Penerapannya dalam Negara Bangsa

Dalam permasalahan jihad qitaly, sebelum nabi Muhammad shallahu'alaihiwasallam hijrah para ulama sepakat bahwa tidak diperbolehkan memerangi orang kafir. Bahkan Allah Subhanahuwata'ala berfirman, 

Dalil Sila Keempat dalam Pancasila

Nilai filosofis yang terkandung dalam sila keempat adalah, bahwa hakikat negara merupakan penjelmaan sifat manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial.

Waspadai Gerakan Perongrong Ideologi Bangsa Ini, Bisa Mengancam Keutuhan NKRI

Indonesia tidak tegas membasmi gerakan yang merongrong kelangsungan NKRI. Ingatkah dengan salah satu pernyataan Gus Dur, bahwa bangsa ini penakut? Namun NU...

K.H. Hasyim Asy’ari dan Jaringan Santri Makkah Antikolonial Abad Ke-20

Jauh hari sebelum Indonesia merdeka, roh perjuangan telah menggelora di hati Hadhratussyekh K.H. Muhammad Hasyim Asy’ari. Sebagai sosok...

Perlukah Menghapus Kurikulum tentang Jihad dan Khilafah di Indonesia?

Adanya wacana penghapusan materi yang mengandung unsur jihad dan khilafah dalam kurikulum di sekolah dan madrasah sempat menimbulkan...

Taat Hukum, Pondasi Utama Relasi Muslim Non Muslim di Indonesia

Sengketa pendirian tempat ibadah merupakan problem klasik yang sering mengusik relasi muslim dan non muslim di Indonesia. Padahal kebebasan beragama, beribadah dan...

Ukhuwah Wathaniyyah Teguhkan Relasi Muslim Non Muslim

إنَّهُمْ أُمَّةٌ وَاحِدَةٌ مِنْ دُونِ النَّاسِ. “Sesungguhnya mereka adalah satu bangsa di hadapan bangsa-bangsa lainnya.”

Asas Relasi Sosial Muslim Non Muslim

لا يَنْهَاكُمُ اللَّهُ عَنِ الَّذِينَ لَمْ يُقَاتِلُوكُمْ فِي الدِّينِ وَلَمْ يُخْرِجُوْكُم مِّنْ دِيَارِكُمْ أنْ تَبَرُّوهُمْ وَتُقْسِطُوْا إلَيْهِمْ إنَّ اللهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِيْنَ

WNI Gabung ISIS Otomatis Hilang Kewarganegaraan

Oleh: Dr. H. M. Anwar Rachman, S.H., M.H. (Komisi III DPR RI: Bidang Hukum, HAM dan Keamanan, Fraksi PKB)

Terbaru

Imam Ibnul Atsir; Keterbatasan Tiada Meruntuhkan Semangat dalam Berkarya

Benarlah apa yang dikatakan seorang bijak bestari, "at-thairu yathiru bijanahaihi, wal mar'u yathiru bihimmatihi", burung dapat terbang dengan kedua sayapnya, tapi manusia...

Hukum Jilbab dan Aurat Perempuan (2): Anggota Tubuh yang Wajib Ditutup

Sebagaimana penjelasan sebelumnya di bagian pertama, syariat tidak memerintahkan wanita memakai busana tertentu. Yang terpenting dapat menutup aurat. Berangkat dari pemahaman ini,...

Mari Selektif dalam Menerima Pendapat

Manusia sebagai makhluk paling otoritatif di dunia ini, merasa paling berhak mengatur, mengeksplor dunia dan seisinya. Kenyataannya, manusia yang menghuni dunia ini...

Kontroversi Hukum Menggambar dan Membuat Patung dalam Islam

Permasalahan dan pembahasan tentang kontroversi hukum menggambar dan membuat tiruan makhluk hidup dalam Islam telah menjadi diskusi panjang. Hal ini telah dibahas...

Tetap Menghormati dan Memuliakan Habaib Meskipun Berbeda Prinsip

Menurut al-Habib Ubaidillah bin Idrus al-Habsy, mufti Tarim yang merupakan guru beliau, habib Ali al-Masyhur pernah berpesan,  "Hormati dan...
- Advertisement -