Waspadai Gerakan Perongrong Ideologi Bangsa Ini, Bisa Mengancam Keutuhan NKRI

0
125

Indonesia tidak tegas membasmi gerakan yang merongrong kelangsungan NKRI. Ingatkah dengan salah satu pernyataan Gus Dur, bahwa bangsa ini penakut? Namun NU dengan ulamanya, santrinya, pemudanya terus menggaungkan semangat NKRI harga mati, dan mengerahkan seluruh energi lahir batin agar bangsa ini tetap utuh.

Para santri dengan kekuatan pikiran dan argumentasi membumikan dalil bahwa NKRI tidak berlawanan dengan Islam untuk melawan kelompok yang terus mencibir bahwa NKRI merupakan negara tagut, kufur dan tidak Islami.

Tapi negara tidak begitu mengambil tindakan. Aparat keamanan seakan menikmati saat antar elemen masyarakat saling baku hantam. Parpol pendukung pemerintah hanya bisa diam karena mereka sudah duduk di kekuasaan. Para perusuh ideologi negara macam Hizbut Tahrir, dan ormas-ormas anti NKRI bertopeng agama Islam terus mencari panggung. Mereka mengelabuhi masyarakat awam.

Yang memprihatinkan, gerakan mereka didukung para politisi oposisi pemerintah. Dan lebih menyedihkan lagi saat beberapa tokoh MUI malah menyudutkan para pembela NKRI, seperti Banser, namun mereka tutup mulut terhadap gerakan makar seperti Hizbut Tahrir dan kelompok radikal yang selalu membuat rusuh mengatasnamakan bela Islam.

Apakah masyarakat Indonesia tidak menyaksikan hancurnya Timur Tengah karena adanya kelompok-kelompok seperti itu? Apakah masyarakat ingin Indonesia jadi terpecah-pecah hanya karena sebagian kecil umat Islam yang bercita-cita mendirikan negara agama versi mereka?

Kelompok model Hizbut Tahrir akan selalu menggunakan beragam cara untuk memperjuangkan ideologinya. Seperti playing victim, mencatut nama ulama, dan mengadu antar ulama untuk melancarkan apa yang mereka perjuangkan.

Jika kita hanya diam saja, maka masyarakat kelak akan merasakan penderitaan bila kelompok-kelompok perusuh bangsa itu akhirnya menjadi kuat dan menguasai Indonesia.

Penulis: Ust Fathul Qodir M.H.I. Lirboyo 2004, Peneliti Bidang Kebangsaan Aswaja NU Center PWNU Jawa Timur