Home Berita Ketum Pagar Nusa Silaturahmi di Tegal, Dalam Rangka Konsolidasi Pendekar

Ketum Pagar Nusa Silaturahmi di Tegal, Dalam Rangka Konsolidasi Pendekar

0

aswajamuda.com, Tegal – Dalam proses merapikan jaringan kader dan konsolidasi pendekar, Pagar Nusa bergerak cepat. Ketua Umum Pagar Nusa, M. Nabil Haroen, mengagendakan safari Ramadhan di beberapa kota.

Setelah menggelar silaturahmi di Jawa Timur, DKI Jakarta, Sumatra Utara, Pagar Nusa juga mengagendakan Silaturahmi di Tegal, Jawa Tengah, pada Senin (19/06) kemarin.

Hadir pada agenda silaturahmi ini, kiai-kiai khos, majelis pendekar Pagar Nusa dari Tegal dan sekitarnya, serta pengurus dan kader Pagar Nusa. Ketua Pagar Nusa, M. Nabil Haroen, didampingi beberapa pengurus.

Dalam sambutannya, M. Nabil Haroen berharap agar Pagar Nusa tetap konsisten menjaga para kiai, pesantren, Nahdlatul Ulama dan bangsa Indonesia. “Pagar Nusa dibentuk untuk mengabdi kepada kiai dan menjaga Indonesia. Ini tugas utama kita, ” terang Nabil.

“Sebagai penjaga Kiai, kita menghormati dan merawat marwah kiai, menguatkan jaringan pesantren dan Nahdlatul Ulama. Itu simpulnya. Sedangkan, menjaga bangsa Indonesia, itu tugas besar bagi Pagar Nusa. Tentu saja, menjaga bangsa dari perpecahan serta ancaman dari organisasi trans-nasional dan bermacam ideologi yang tidak sesuai dengan konstitusi negara,” jelas Nabil.

Lebih lanjut, Nabil berharap agar para pendekar Pagar Nusa dapat meningkatkan kualitas internalnya. “Kita harus solid, militan dan terorganisir. Meski bergerak senyap, Pagar Nusa harus rapi dalam organisasi dan komunikasi,” tegas Nabil.

Nabil berharap, agar para pendekar Pagar Nusa dapat berbagi tugas dalam mempercepat langkah organisasi. “Kita perlu berbagi peran, siapa yanga mengelola organisasi, pengkaderan, komunikasi eksternal dan beberapa hal strategis lain. Tantangan masa depan, harus diantisipasi dengan segera, ” ungkap Nabil.

Untuk itu, Nabil berharap agar para pendekar Pagar Nusa dapat menjalin komunikasi dengan berbagai pihak. “Sudah tidak zaman kita bertengkar dengan sesama pendekar, apalagi konflik antar padepokan. Sudah saatnya berjalan bersama, bergandengan tangan. Jangan mau diadu domba,” terang Nabil, alumni pesantren Lirboyo.

Dalam waktu dekat, Pagar Nusa menjalin kerjasama intensif lintas institusi. Di antaranya pertukaran pelatih lintas negara dengan China dan Mesir, serta kerjasama dengan Polri dan beberapa institusi lainnya (*).