Wanita Makhluk Istimewa

Wanita merupakan Makhluk tuhan yang diciptakan untuk melengkapi ke kholifahan di muka bumi ini. Wanita merupakan makhluk yang istmewa, sebab banyak keistinewaan yang tidak akan ada tanpa adanya wanita.

Dalam kesehariannya wanita juga memiliki kesempatan dalam ragam kegiatan sosial, pendidikan, bisnis dan dakwah. Sementara dalam aspek ubudiyah setiap wanita memiliki Hak yang sama dengan pria untuk memperoleh nasib yang istimewa kelak di keabadian.

Sudah kita ketahui ada banyak wanita yang mampu memberikan motivasi dan isnpirasi dalam kehidupan ini. Barangkali kegiatan sosial wanita yang cenderung lebih sedikit dari kaum pria bisa membuat wanita lebih stagnan dan kontinyu dalam konteks ibadah. Meskipun pria juga berlomba-lonba dalam ibadah dan kebaikan.

Beberapa nama wanita inspiratif dan religius bisa kita lihat dalam sejarah. Seperti : Siti Hajar (istri nabi ibrohim), Siti Maryam (ibunda nabi isa), siti Asiyah (istri fir”aun), Khadijah bintu khuwailid (istri Nabi muhamnad), Aisyah (Istri Rosulullah), Fatimah az Zahra (Putri Rosulullah), Muthi’ah (seorang Wanita Ta’at pada suami), siti masyitoh (Tukang sisir putri fur’aun), Ummu sulaim (wanita bermahar iman), Khansa (Wanita pendidik). Dll.

Dari beberapa Nama diatas tentunya mereka tidak akan dikenang jika mereka tidak memiliki sejarah perjalanan hidup yang istimewa. Religiusme dan ketuguhan iman adalah ciri khas mereka, Yaqin dan Tawakkal adalah Senjata mereka, Cinta dan kasih sayang adalah obat kehidupan mereka, keberanian dan kesabaran adalah sifat mereka. Sungguh wanita yang luar biasa.

Wanita Religius Zaman Sekarang

Mungkin sebagian orang menganggap, hal itu adalah sebuah legenda lama yang tidak relevan di zaman ini, apalagi dahulu di arab tidak ada apa apa sementara sekarang semua serba ada.

Maka jawaban saya, memang iya dizaman ini berbeda situasi dan kondisi dengan zaman dahulu, akan tetapi bukan berarti nilai nilainya hilang dan tidak bisa dilakukan lagi. Sebab hingga detik ini pun masih banyak wanita – wanita sholihah yang religius, seperti yang saya temukan di pesantren salaf.

Setelah saya lakukan observasi dilapangan, banyak Wanita di pesantren salaf yang memiliki jiwa spiritual tinggi. Diantaranya mereka melazimkan amaliah berikut ini:

1. Puasa Sunnah.
Banyak dari kalangan santri dan Ibu nyai yang hingga hari ini gemar berpuasa sunnah dengan berbagai ragamnya. Dan wanita yang sering berpuasa sangatlah istimewa. Sebagaimana dalam Hadits;

عن أبي أمامة الباهلي رضي الله عنه قال: ” قُلْتُ: يَا رَسُولَ اللَّهِ مُرْنِي بِأَمْرٍ يَنْفَعُنِي اللَّهُ بِهِ، قَالَ: عَلَيْكَ بِالصَّوْمِ فَإِنَّهُ لَا مِثْلَ لَهُ ” (رواه أحمد والنسائي)

Diriwayatkan dari Abi Umamah al Bahili r.a ia berkata: aku berkata; “ya rosulallah perintahkan aku dengan suatu perintah yang berguna bagiku atas Allah dengan hal tersebut. Nabi berkata; hendaknya engkau berpuasa karena puasa tiada tandingannya (HR Ahmad & Nasa’i).

2. Memperbanyak sholawat atas Nabi.
Banyak saya temui santri dan bunyai yang amaliah sholawatnya sangat luar biasa. Ada yang sehari membaca seribu, 10.000, bahkan 30.000, dll.
Ini sangat bagus dan berguna sebab bisa menjadikan yang bersangkutan mendapatkan posisi urgen saat kelak di akhirat di dekat nabi. Sebagaimana dalam Hadits;

فمن كان أكثرهم علي صلاة كان أقربهم مني منزلة

Artinya : “Barangsiapa yang paling banyak bershalawat atasku,maka ia adalah orang yang paling dekat kedudukannya denganku (disurga kelak).” lihat kitab sunan kubro (3/249).

3. Membaca Ismul a’dzom dan Dalailul khoirot.
Dahulu saat saya belajar di yaman biasanya para habaib membaca qosidah ;

اله نسألك بالإسم الأعظام * و جاه المصطفى فرج علينا

“Ya robb aku memohon padamu dengan berkat Ismul A’dzon serta berkat nabi muhammad engkau hilangkan duka kami.”

Disini menunjukkan bahwa Ismul Adzom memiliki fadilah luar biasa. Begitu juga Dalailul Khoirot saya mendengar sebuah qosidah;

واقرا الشفا والدلائل ** شوف عندنا المصطفى المختار شاهد وحاضر

“bacalah kitab Assyifa’ dan dalailul Khoirot * lihatlah (dengan itu) nabi muhammad nabi pilihan hadir dan menyaksikan dihadapan kita.”

Oleh karenanya sungguh luar biasanya santri dan bu nyai yang mengamalkannya.

3. Qiyamul Lail dan Dzikir
Menjadi Khas santri Putri dan Ibu nyai untuk selalu melakukan Qiyamullail. Dalam hal ini bisa berupa sholat tahajjud, Witir, Hajat, atau juga Membaca quran dan belajar. Yang mana Keutamaannya sangat luar biasa. Sementara Dzikir biasa dilakukan kapan saja.

4. Musyawaroh Ilmu agama.
Menjadi ciri khas santri dan bu nyai di pesantren salaf untuk melakukan kegiatan musyawaroh berkaitan dengan aspek dinamika keagamaan. Dan kita tahu mempelajari Ilmu Agama adalah keutamaan dalam menjaga keberlangsungan syariat Allah s.w.t.

5. Khidmah.
Khidmah (Mambantu) merupakan hal yang lazim dilakukan setiap pencari ilmu. Baik khidmah yang berbentuk mengajar, membantu pekerjaan kiai, Mengantarkan kiai bepergian, memasakkan untuk kiai, dll.
Yang kesemuanya itu dilakukan demi mendapat berkah dari orang Alim. Tentu saja hal ini bertendensi dari khidmahnya para sahabat dan benda mati pada rosulullah s.a.w.

Dari beberapa hal di atas saya bersyukur bahwa masih banyak wanita dan ibu nyai yang unggul di bidang spiritual namun disisi lain juga tidak meninggalkan aspek pendidikan. Sehingga dengan modal keduanya bisa menghasilkan apa yang disebut ketaqwaan. Sementara orang yang bertaqwa telah mendapat jaminan rezeki yang tidak diduga.

Baca: Seri Tulisan Gus Moh. Nasirul Haq., Lc

Semoga bermanfaat.
Kediri. 1-11-2017.


Ilustrasi: flickr