Niat, Tata Cara, dan Hikmah Sholat Tahiyatul Masjid

7228

Telah kita ketahui bersama bahwa masjid adalah rumah Allah. Oleh karena itu, ketika akan memasukinya, hendaknya bertata krama yang baik dan penuh sopan santun. Di antara tata krama yang sopan adalah dengan membaca doa dan dengan kaki kanan.

Baiknya jika masuk masjid sudah dalam keadaan suci. Kemudian hal pertama yang dilakukan sebelum duduk atau yang lain, kesunnahan penting adalah sholat tahiyatul masjid. Sholat Tahiyatul Masjid adalah sholat sunnah dua rakaat yang dilaksanakan ketika kita masuk masjid sebelum duduk.

Bahkan hadits Rasul riwayat Imam Bukhori menyebutkan bahwa makruh hukumnya bagi seseorang yang masuk masjid duduk sebelum melakukan sholat. Kecuali terdapat udzur misal dalam keadaan tidak berwudhu dan tidak memungkinkan langsung sholat disebabkan ada pengajian atau lainnya. Sebagai gantinya adalah membaca tasbih.

Ketika seseorang niat shalat fardlu dan tahiyyatul masjid atau niat shalat rawatib dan tahiyyatul masjid, maka keduanya bisa peroleh sekaligus. Atau dengan kata lain mengabungkan niat shalat fardlu dengan tahiyyatul masjid atau shalat rawatib dengan tahiyatul masjid adalah diperbolehkan dan tetap mendapatkan dua pahala sekaligus.

Niat Sholat Tahiyatul Masjid

أصَلِّي تَحِيَّةَ الْمَسْجِدِ رَكْعَتَيْنِ سُنَّةَ لِلّهَ تَعَاَلَى

USHOLLI TAHIYYATAL MASJID ROK’ATAINI SUNNATAN LILLAHI TA’ALA.

Artinya:

Niat shalat tahiyat masjid dua rokaat sunnah karena Allah.

Tata Cara Shalat Tahiyatul Masjid

Tata cara shalat tahiyatul masjid tidak berbeda dengan shalat sunnah yang lain. Yakni terdiri dari dua rokaat dan satu kali salam. Pada rakaat pertama setelah Al-Fatihah, dianjurkan membaca Surah Al-Kafirun. Adapun rakaat kedua setelah Al-Fatihah, dianjurkan membaca Surah Al-Ikhlas. Kemudian diakhiri dengan tahiyat (tasyahud) dan salam.

Hikmah dari Shalat Tahiyatul Masjid

Hikmah dari mengerjakan Shalat Tahiyatul Masjid adalah sebagai penghormatan terhadap Masjid, sebagaimana seseorang masuk ke rumahnya dengan mengawali ucapan salam, dan juga sebagaimana seseorang yang mengucapkan salam kepada sahabatnya disaat keduanya bertemu.

Baca Juga: Niat, Tata Cara dan Doa Sholat Tasbih

Semoga Allah memberi pertolongan kepada kita agar kita senantiasa dimudahkan dalam memahami agama Islam yang benar, dan dimudahkan dalam mengamalkannya dan mendakwahkannya.


Referensi:

  1. Shalatlah seperti Rasulullah SAW -Dalil Keshahihan Shalat ala ASWAJA-, Juli 2012, Penerbit Khalista, Surabaya
  2. Salam Penghotmatan Kepada Sang Pemilik Masjid – nu.or.id

Ilustrasi: truthrevolt