Karena Adzan Dosa pun Terampuni

Pilihan

Fikih Kebencanaan Perspektif NU (bag-1)

PENDAHULUAN Bencana alam adalah konsekuensi dari kombinasi aktivitas alami dan aktivitas manusia, seperti letusan gunung, gempa bumi dan tanah longsor. ...

Bolehkah Membatalkan Sholat Karena HP Berdering ?

Sering kali saat ke masjid kita menemukan instruksi untuk mematikan HP “HP HARAP DIMATIKAN”. Sebut saja pak Jono, seorang kuli yang rajin...

Pilihan Mendalami Agama atau Berdakwah

Galau, bingung dan penuh dilematis, mungkin inilah yang dirasakan kang Sholeh santri Ibtidaiyyah yang baru saja memulai petualangan mempelajari ilmu agama khas...
Ahmad Muntaha AM
PP Imadut Thulabah, Nepak, Mertoyudan Magelang. PP Nurul Hidayah, Pangen Juru Tengah, Purworejo. PP Lirboyo Kota Kediri (2001-2010). Sekretaris PC LBM NU Kota Surabaya (2013-2015 & 2015-2017). Narasumber Aswaja NU Center PWNU Jawa Timur (2014-sekarang). Wakil Sekretaris PW LBM NU Jawa Timur (2013-sekarang). Pengurus LTN HIMASAL (Himpunan Alumni Santri Lirboyo PUSAT) dan Lirboyo Press. Penulis Buku Populer Khazanah Aswaja.

Oleh: Ahmad Muntaha AM
KA Mutiara Selatan, Surabaya-Ciamis
22 September 2018

Selain menjadi panggilan shalat lima waktu, menunjukkan tempat jamaah, dan menegaskan bahwa suatu negeri adalah negeri Islam, azan mengandung banyak hikmah. Di antaranya terekam dalam kisah berikut.

Adalah Abul Hasan Ali bin Sa’id Ar Rustughfani, salah seorang murid utama Abul Manshur Al Maturidi suatu ketika berkisah:

“Aku pernah mimpi melihat Al Imam Al Muhdi Al Maturidi, lalu beliau berkata: “Wahai Abul Hasan, tidak kah kamu tahu, bahwa Allah benar-benar telah mengampuni seorang wanita yang tidak pernah shalat sama sekali?’

Aku pun menjawab: ‘Sebab apa?’

Beliau pun menjawab: “Sebab serius mendengarkan azan dan menjawab orang yang azan’.”

Subhanallah, karena azan, dosa sangat besar pun terampuni. Semoga menginspirasi.


Amin.

Sumber:
Abdul Qadir bin Abil Wafa’, Al Jawahir Al Mudhi’ah fi Thabaqat Al Hanafiyyah, 485:

قال أبو الحسن: رأيت الإمام المهدي الماتريدي في المنام، فقال: يا أبا الحسن، ألم ترى أن الله قد غفر لامرأة لم تصلي قط؟ فقلت: بماذا؟ قال: باستماع الأذان وإجابة المؤذن. انتهى.

More articles

Terbaru

Doa Sholat Tahajud, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Sebagaimana telah disebutkan sebelumnya, bahwa Sholat Tahajud memiliki banyak sekali manfaat dan keutamaan. Tentunya akan semakin memperkuat semua niat dan tujuan kita...

Niat Sholat Tahajud dan Keutamaannya

Sholat Tahajud atau yang biasa kita kenal dengan Sholat malam merupakan salah satu sholat sunnah yang sangat dianjurkan, lazimnya dilaksanakan di sepertiga...

Sayyid Gus Dur Dan Sayyid Millennial

Oleh: Ahmad Muntaha AMPagergunung, 27 Desember 2019 Gus Dur itu Sayyid. Sayyid sejati. Sebab yang berhak mengenakan gelar sayyid...

Gus Dur, Al-Muhallab Dan Dedikasi Generasi Milenial

Oleh: Ahmad Muntaha AMPagi dingin di Pagergunung, 28 Desember 2019 Ini sedang baca-baca karya al Muhallab : al Mukhtashar...

Nafkah wajib istri termasuk kuota internet & make up nih ?

Memenuhi kebutuhan istri merupakan kewajiban utama seorang suami. Kebutuhan yang dimaksud tidak hanya kebutuhan materi, tapi juga kebutuhan non-materi. Selain mencukupi kebutuhan istri, seorang suami...