Oleh: Ahmad Muntaha AM
KA Mutiara Selatan, Surabaya-Ciamis
22 September 2018

Selain menjadi panggilan shalat lima waktu, menunjukkan tempat jamaah, dan menegaskan bahwa suatu negeri adalah negeri Islam, azan mengandung banyak hikmah. Di antaranya terekam dalam kisah berikut.

Adalah Abul Hasan Ali bin Sa’id Ar Rustughfani, salah seorang murid utama Abul Manshur Al Maturidi suatu ketika berkisah:

“Aku pernah mimpi melihat Al Imam Al Muhdi Al Maturidi, lalu beliau berkata: “Wahai Abul Hasan, tidak kah kamu tahu, bahwa Allah benar-benar telah mengampuni seorang wanita yang tidak pernah shalat sama sekali?’

Aku pun menjawab: ‘Sebab apa?’

Beliau pun menjawab: “Sebab serius mendengarkan azan dan menjawab orang yang azan’.”

Subhanallah, karena azan, dosa sangat besar pun terampuni. Semoga menginspirasi.


Amin.

Sumber:
Abdul Qadir bin Abil Wafa’, Al Jawahir Al Mudhi’ah fi Thabaqat Al Hanafiyyah, 485:

قال أبو الحسن: رأيت الإمام المهدي الماتريدي في المنام، فقال: يا أبا الحسن، ألم ترى أن الله قد غفر لامرأة لم تصلي قط؟ فقلت: بماذا؟ قال: باستماع الأذان وإجابة المؤذن. انتهى.