Hukum Menjual Kulit Hewan Kurban

Pilihan

Fikih Kebencanaan Perspektif NU (bag-1)

PENDAHULUAN Bencana alam adalah konsekuensi dari kombinasi aktivitas alami dan aktivitas manusia, seperti letusan gunung, gempa bumi dan tanah longsor. ...

Bolehkah Membatalkan Sholat Karena HP Berdering ?

Sering kali saat ke masjid kita menemukan instruksi untuk mematikan HP “HP HARAP DIMATIKAN”. Sebut saja pak Jono, seorang kuli yang rajin...

Pilihan Mendalami Agama atau Berdakwah

Galau, bingung dan penuh dilematis, mungkin inilah yang dirasakan kang Sholeh santri Ibtidaiyyah yang baru saja memulai petualangan mempelajari ilmu agama khas...
Ahmad Muntaha AM
PP Imadut Thulabah, Nepak, Mertoyudan Magelang. PP Nurul Hidayah, Pangen Juru Tengah, Purworejo. PP Lirboyo Kota Kediri (2001-2010). Sekretaris PC LBM NU Kota Surabaya (2013-2015 & 2015-2017). Narasumber Aswaja NU Center PWNU Jawa Timur (2014-sekarang). Wakil Sekretaris PW LBM NU Jawa Timur (2013-sekarang). Pengurus LTN HIMASAL (Himpunan Alumni Santri Lirboyo PUSAT) dan Lirboyo Press. Penulis Buku Populer Khazanah Aswaja.


Menjual Kulit

Terdapat Banyak Pendapat

1. Pendapat an Nakhai dan Atha’-dari riwayat Ibn Mundzir, pendapat al Auzai, pendapat mazhab Hanafi: Boleh menjual kulit kurban dengan dibayar dengan perkakas … tidak boleh diuangkan. (Al Majmu, VIII/420)

2. Pendapat Atha’ dari riwayat Ibn Mundzir: Tidak boleh menjualnya sama sekali seperti pendapat mazhab Syafi’i. (Al Majmu, VIII/420) Sedangkan menurut keterangan al Mawardi, Atha’ membolehkannya dan memiliki pembayarannya. (Al Hawi al Kabir, XV/24).

Baca Juga: Fikih Kurban ( Definisi, Dalil, Hukum, Hikmah dan Kriteria Hewan Kurban )

3. Pendapat Abu Hanifah: Sah menjualnya. Namun tidak halal (makruh tahrim alias haram). (Bada’i, V/81, dll). Sedangkan dalam al Mughni: menurut al Muwaffiq, Abu Hanifah berpendapat boleh menjualnya dan menyedekahkan pembayarannya. (Al Mughni, I/29)

4. Pendapat Ibn Umar, Ahmad, Ishaq: Boleh menjualnya dan menyedekahkan pembayarannya. (Al Majmu, VIII/420). Sedangkan dalam al Mughni, Ahmad mengharamkannya. (Al Mughni, I/29).

Baca Juga: Fikih Kurban (Waktu Pelaksanaan, Kesunahan, Alokasi Daging dan Masalah Seputar Kurban )
Menjual Kulit

Catatan Tentang Dibolehkannya Menjual Kulit Hewan Kurban

Pendapat ulama yang membolehkan penjualan kulit hewan kurban belum bisa langsung dipahami membolehkan menjualnya dengan dibayar uang. Sebab dalam redaksinya menggunakan kata tsaman (pembayaran), yang belum tentu berupa uang. Sebagaimana dalam sebagian pendapat di kalangan mazhab Hanafi misalnya, meskipun boleh menjualnya, namun pembayarannya harus dengan barang yang awet/perkakas, tidak boleh berupa barang sekali pakai seperti uang. Kecuali pendapat ulama yang secara terang-terangan membolehkannya dijual dengan dibayar uang, seperti pendapat az Zaila’i dalam Tabyin al Haqaiq (VIII/203) dan Ibn Najim dalam al Bahr ar Raiq (VI/8-9). Kedua ulama Hanafiyyah ini berkata:

ولو باعهما بالدراهم ليتصدق بها جاز لأنه قربة كالتصدق بالجلد اللحم.

“Dan andaikan orang yang berkurban menjual daging dan kulit hewan kurbannya dengan dibayar beberapa dirham dengan tujuan akan menyedekahkannya, maka boleh, sebab hal itu merupakan ibadah seperti sedekah dengan kulit dan dagingnya.” Wallahu a’lam.
Menjual Kulit

Oleh : Ahmad Muntaha AM

Baca Juga: Qurban Wajib dan Sunnah


Ilustrasi : antarafoto

More articles

1 COMMENT

  1. apakah boleh jamaah haji selama di makkah melakukan sholat jama’, pahaha mereka bermukim beberapa minggu ?

Comments are closed.

Terbaru

Doa Sholat Tahajud, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Sebagaimana telah disebutkan sebelumnya, bahwa Sholat Tahajud memiliki banyak sekali manfaat dan keutamaan. Tentunya akan semakin memperkuat semua niat dan tujuan kita...

Niat Sholat Tahajud dan Keutamaannya

Sholat Tahajud atau yang biasa kita kenal dengan Sholat malam merupakan salah satu sholat sunnah yang sangat dianjurkan, lazimnya dilaksanakan di sepertiga...

Sayyid Gus Dur Dan Sayyid Millennial

Oleh: Ahmad Muntaha AMPagergunung, 27 Desember 2019 Gus Dur itu Sayyid. Sayyid sejati. Sebab yang berhak mengenakan gelar sayyid...

Gus Dur, Al-Muhallab Dan Dedikasi Generasi Milenial

Oleh: Ahmad Muntaha AMPagi dingin di Pagergunung, 28 Desember 2019 Ini sedang baca-baca karya al Muhallab : al Mukhtashar...

Nafkah wajib istri termasuk kuota internet & make up nih ?

Memenuhi kebutuhan istri merupakan kewajiban utama seorang suami. Kebutuhan yang dimaksud tidak hanya kebutuhan materi, tapi juga kebutuhan non-materi. Selain mencukupi kebutuhan istri, seorang suami...