Sirah Nabawiyah [1]: Urgensi Biografi Nabi untuk Memahami Islam

0
412

Mempelajari biografi Nabi Muhammad saw. dan fikihnya bukan hanya bertujuan untuk mengetahui peristiwa-peristiwa bersejarah dan menyajikan bingkai kisah-kisah indah. Oleh karenanya, tidak sepatutnya kita mengategorikan fikih biografi Nabi saw. sebagai kajian sejarah sebagaimana terlaku pada penelitian terhadap pada biografi para raja dan peristiwa di masa lampau.

Akan tetapi, tujuan utamanya adalah agar muslimin bisa menggambarkan esensi Islam yang terangkai dalam kehidupan Nabi saw. Hal itu dilakukan untuk menerapkan esensi paripurna Islam sebagaimana contoh luhur Nabi saw.

Tujuan tersebut, secara terperinci bisa diringkas dalam lima pencapaian berikut.

Pertama, memahami kepribadian Rasulullah saw. dari pengamatan akan pola hidup dan tradisi di tempat dan masa beliau hidup. Hal ini agar mengukuhkan bahwa Muhammad bukan saja pribadi jenius, mengagumkan, dan luar biasa di antara kaumnya saja, akan tetapi beliau memanglah seorang utusan yang dibekali wahyu dan pertolongan langsung dari Allah Swt.

Kedua, agar pembaca menemukan preseden luhur di setiap detail hidup beliau supaya dijadikan pijakan dan trek dalam menjalani hidup.

Ketika seseorang mengamati satu aspek luhur kehidupan siapapun, pastilah aspek itu bisa ditemukan pada diri Rasulullah saw. secara lebih sempurna. Oleh karenanya, Allah Swt. menjadikan beliau teladan bagi kemanusiaan.

Ketiga, membantu memahami Al-Qur’an dan menikmati cita rasa dan esensinya. Karena banyak sekali penjelasan tentang ayat-ayat Al-Qur’an bisa ditemukan pada fenomena dan situasi pada zaman Rasulullah saw.

Keempat, agar terhimpun pengetahuan akan budaya dan pendidikan Islam yang valid, baik yang bertaut dengan ideologi, hukum, ataupun karakter. Karena tidak diragukan lagi bahwa kehidupan Rasulullah saw. adalah sebuah penjelasan menyeluruh tentang permulaan Islam dan hukum-hukumnya.

Kelima, agar dijadikan standar dalam pendidikan dan pengajaran. Karena Nabi Muhammad saw. adalah seorang pengajar, pendidik, dan mentor yang unggul yang tidak mengalami kesulitan untuk memilih treatment yang paling tepat dalam mendidik segmen dakwah yang berbeda-beda.

Hal paling krusial yang membuat biografi Nabi saw. dapat mengcover lima pencapaian di atas adalah bahwa kehidupan Nabi saw. mencakup seluruh aspek kemanusiaan, baik secara personal maupun sebagai anggota komunitas.

Hidup beliau merupakan sebuah model terobosan bagi kita yang ditunjukkan oleh seorang pemuda Semit yang menjalaninya dengan lurus dan terpercaya di antara kaum dan sahabatnya. Sebuah teladan elok bagi seseorang yang menyeru manusia agar kembali pada Allah dengan kebijaksanaan dan wejangan bagus. Teladan bagi seorang raja yang memerintah dengan menampilkan kecakapan dan kebijaksanaan yang sempurna. Teladan bagi suami yang berinteraksi dengan baik dengan istrinya. Teladan bagi ayah yang penuh kasih dengan ketelitian mendetail dalam memenuhi hak istri dan anak. Teladan bagi panglima perang yang cerdik dan cerdas bertaktik. Dan teladan bagi semua muslim yang berimbang antara kewajiban beribadah pada Tuhannya dengan kebaikan pergaulan dengan keluarga dan sesamanya.

Tidak diragukan lagi, mempelajari biografi Nabi saw. pasti akan menampakkan seluruh sisi-sisi kemanusiaan yang ditampilkan dalam standar tertinggi dan gambaran terindah.

Allahu a’lam

Referensi: Muhammad Said Ramadhan al-Buthi, Fiqh al-Sirah al-Nabawiyah, (Mesir: Dar al-Salam, 2021), Hal. 29-30.