Doa Komplit Nishfu Sya’ban

0
1504

Dikutip dari Kitab Madza fi Sya’ban Karya Prof. Dr. Sayyid Muhammad bin Alawi al-Maliki

Doa Mashur dan Mujarab

بِسْمِ الله ِالرَحْمٰنِ الرَّحِيمِ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَـحْبِهِ وَسَـلَّمَ. اَللهم يَا ذَا الْمَنِّ وَلَا يُمَنُّ عَلَيْهِ، يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ، يَا ذَا الطُّولِ وَالْإِنْعَامِ، لَا إله إِلَّا أَنْتَ ظَهْرُ اللَّاجِئِينَ، وَجَارُ الْمُسْتَجِيرِينَ، وَمَأْمَنُ الْخَائِفِينَ. اَللهم  إِنْ كُنْتَ كَتَبْتَنِي عِنْدَكَ (فِي أُمِّ الْكِتَابِ) شَـقِـيًا أَوْ مَحْـرُومًـا أَوْ مَطْرُودًا أَوْ مُقْتَرًا عَلَيَّ فِي الرِّزْقِ، فَامْحُ اللهم بِفَضْلِكَ شَقَاوَتِي وَحِرْمَانِي وَطَرْدِي وَإِقْتَارَ رِزْقِي، وَأَثْبِتْنِي عِنْدَكَ فِي أُمِّ الْكِتَابِ سَعِيدًا مَرْزُوقًا مُوَفَّقًا لِلْخَيْرَاتِ، فَإِنَّكَ قُلْتَ وَقَوْلُكَ الْحَقُّ فِي كِتَابِكَ الْمُنَـزَّلِ عَلَى لِسَانِ نَبِيِّكَ الْمُرْسَلِ: (يَمْحُو اللهُ مَا يَشَاءُ وَيُثْبِتُ وَعِنْدَهُ أُمُّ الْكِتَابِ). إِلٰهِي بِالتَّجَلِّي الْأَعْظَمِ فِي لَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَهْرِ شَعْبَانَ الْمُكَرَّمَ الَّتِي يُفْرَقُ فِيهَا كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ وَيُبْرَمُ، أَسْأَلُكَ أَنْ تَكْشَفَ عَنَّا مِنَ الْبَلَاءِ مَا نَعْلَمُ وَمَا لَا نَعْلَمُ ، وَمَا أَنْتَ بِهِ أَعْلَمُ ، إِنَّكَ أَنْتَ الْأَعَزُّ الْأَكْرَمُ. وَصَلَّى اللهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ . اِنْتَهَى

“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Semoga Allah mencurahkan rahmat pengagungan dan keselamatan kepada Sayyidina Muhammad, para keluarga dan sahabatnya. Ya Allah, Wahai Dzat Pemilik anugerah dan Yang tidak dianugerahi (pihak lain), wahai Pemilik Keagungan dan Kemuliaan, wahai Pemilik Karunia dan Kenikmatan, tiada Tuhan selain Engkau tempat para pengungsi, tetangga para pencari tetangga, dan keamanan orang-orang yang ketakutan. Ya Allah, bila Engkau telah mencatatku di sisiMu (dalam Umm al-Kitab) sebagai orang yang celaka, terhalangi dari rahmat, tertolak, rejekiku tidak lancar, maka wahai Allah dengan kemurahanMu hapuslah celakaku, terhalangiku (dari rahmat), tertolakku dan ketidaklancaran rezkiku. Tetapkanlah diriku di sisiMu dalam Umm al-Kitab sebagai orang yang beruntung, diberi (kelancaran) rezki dan tertolong (melakukan) berbagai kebaikan. Sebab sungguh Engkau sudah berfirman dalam kitabMu yang diturunkan lewat perantara lisan NabiMu yang diutus: Allah menghapuskan dan menetapkan apa yang Dia kehendaki, dan di sisiNya terdapat Umm al-Kitab. Wahai Tuhanku dengan tajalli (penampakan rahmat) yang teragung dalam malam Nishfu Sya’ban yang dimuliakan, yang di dalamnya setiap perkara kokoh dibagi dan dikokohkan, aku memohon kepadaMu Engkau bukakan dariku cobaan yang ku ketahui dan yang tidak ku ketahui, dan yang Engkau lebih ketahui. Sungguh Engkau Dzat Yang Maha Agung dan Maha Mulia. Semoga Allah mencurahkan rahmat pengagungan dan keselamatan kepada Sayyidina Muhammad, para keluarga dan sahabatnya.”

Doa Riwayat Ulama Salaf

اَللهم إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي. اَللهمّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ وَالْمُعَافَاةَ الدَّائِمَةَ فِي الدِّينِ وَالدُّنْيَا وَالْآخِرَةَ

“Ya Allah! Sungguh Engkau Maha Pemaaf lagi Maha Mulia yang suka memaafkan, maka maafkanlah diriku. Ya Allah! Sungguh aku memohon ampunan dan kesejahteraan abadi kepadaMu dalam urusan agama, dunia dan akhirat.”

Doa Nabi Adam As

اَللهم إِنَّكَ تَعْلَمُ سِرِّي وَعَلَانِيَتِي فَاقْبِلْ مَعْذِرَتِي، وَتَعْلَمُ حَاجَتِي فَأَعْطِنِي سُؤْلِي، وَتَعْلَمُ مَا فِي نَفْسِي فَاغْفِرْ لِي ذُنُوبِي. اَللهم إِنِّي أَسْأَلُكَ إِيمَانًا يُبَاشِرُ قَلْبِي، وَيَقِينًا صَادِقًا حَتَّى أَعْلَمُ أَنَّهُ لَا يُصِيبُنِي إِلَّا مَا كَتَبْتَ لِي، وَرَضِنِي بِقَضَائِكَ. فَأَوْحَى اللهُ إِلَيْهِ: يَا آدَمُ، إِنَّكَ دَعَوْتَنِي بِدُعَاءٍ فَاسْتَجَبْتُ لَكَ فِيهِ، وَلَنْ يَدْعُوَنِي بِهِ أَحَدٌ مِنْ ذُرِّيَّتِكَ إِلَّا اسْتَجَبْتُ لَهُ وَغَفَرْتُ لَهُ ذَنْبَهُ وَفَرَجْتُ هَمَّهُ وَغَمَّهُ وَاتَّجَرْتُ لَهُ مِنْ وَرَاءِ كُلِّ تَاجِرٍ وَأَتَتْهُ الدُّنْيَا رَاغِمَةً وَإِنْ كَانَ لَا يُرِيدُهَا. اِنْتَهَى

“Ya Allah! Sungguh Engkau mengetahui rahasia dan lahirku, maka terimalah udzurku. Engkau mengetahui hajatku, maka berilah permintaanku. Engkau mengetahui isi hatiku, maka ampunilah dosaku. Ya Allah! Sungguh aku memohon kepada Mu iman yang menyatu dalam hati, keyakian yang benar sehingga aku yakin sungguh tidak akan menimpaku melainkan perkara yang telah ditetapkan bagiku, dan dan jadikan diriku rela dengan qadha`Mu.” Kemudian Allah menurunkan wahyu kepadanya: “Wahai Adam! Sungguh Engkau telah berdoa kepadaKu dengan suau doa, maka aku meluluskannya untukmu, dan tidak ada seorang pun dari keturunanmu detelah kematianmu yang berdoa dengannya kecuai Aku luluskan, Aku ampuni dosanya, Aku bebaskan keprihatinan dan kesusahannya. Aku perjualbelikan untuknya dari balik setiap pedagang dan dunia akan mendatanginya secara pasti, meski ia tidak menghendainya.” Demikian sabda Rasulullah Saw.

Doa Syaikh Abdul Qadir al-Jilani

اَللهم إِذْ أَطْلَعْتَ لَيْلَةَ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ عَلَى خَلْقِكَ، فَعُدْ عَلَيْنَا بِمَنِّكَ وَعِتْقِكَ، وَقَدِّرْ لَنَا مِنْ فَضْلِكَ وَاسِعَ رِزْقِكَ، وَاجْعَلْنَا مِمَّنْ يَقُومُ لَكَ فِيهَا بِبَعْضِ حَقِّكَ. اَللهم مَنْ قَضَيْتَ فِيهَا بِوَفَاتِهِ فَاقْضِ مَعَ ذٰلِكَ لَهُ رَحْمَتَكَ، وَمَنْ قَدَّرْتَ طُولَ حَيَاتِهِ فَاجْعَلْ لَهُ مَعَ ذٰلِكَ نِعْمَتَكَ، وَبَلِّغْنَا مَا تَبْلُغُ الْآمَلُ إِلَيْهِ، يَا خَيْرَ مَنْ وَقَفَتِ الْأَقْدَامُ بَيْنَ يَدَيْهِ يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ، بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ خَيْرِ خَلْقِهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ.

“Ya Allah. Saat Engkau tampakkan(rahmat) di malam Nishfu Sya’ban pada makhlukMu, maka kembalikanlah karunia dan pembebasan dariMu pada kami, takdirkanlah kelapangan rezkiMu bagi kami,dan jadikanlah kami tergolong orang yang beribadah kepadaMu pada malam tersebut dengan (memenuhi) sebagian hakMu. Ya Allah! Orang yang Engkau pastikan wafatnya di malam tersebut maka besertaan itu pastikan (pula) rahmatMu baginya, orang yang ditakdirkan panjang usianya maka besertaan itu jadikanlah nikmatMu baginya, dan sampaikanlah kami pada pencapaian angan-angan, wahai Dzat Yang Terbaik kaki-kaki berhenti di hadapannya, wahai Tuhan Semesta Alam, demi kasihMu wahai Dzat Yang Maha Pengasih dari segala dzat yang pengasih. Semoga rahmat ta’dzim Allah Ta’ala senantiasa terlimpah bagi Sayyidina Muhammad, makhluk terbaikNya, para keluarga dan sahabat, semuanya.”

Doa al-Imam al-Habib Hasan bin Abdullah bin ‘Alawi al-Hadad

a. Doa Sederhana

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ. يَا ذَا الْمَنِّ وَلَا يُمَنُّ عَلَيْكَ، يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ، يَا ذَا الطُّولِ وَالْإِنْعَامِ، لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ ظَهْرَ اللَّاجِينَ، وجَارَ الْمُسْتَجِيرِينَ، وَمَأْمَنَ الْخَائِفِينَ. اَللهم إِنْ كُنْتَ كَتَبْتَنِي عِنْدَكَ فِي أُمِّ الْكِتَابِ شَقِيًّا أَوْ مَحْرُومًا أَوْ مَطْرُودًا أَوْ مُقَتَّرًا عَلَيَّ فِي الرِّزْقِ فَامْحُ شَقَاوَتِي وَحِرْمَانِي وَطَرْدِي وَتَقْتِيرِ رِزْقِي، وَأَثْبِتْنِي عِنْدَكَ سعيدًا مَرْزُوقًا مُوَفَّقًا لِلْخَيْرَاتِ. فَإِنَّكَ قُلْتَ وَقَوْلُكَ الْحَقُّ فِي كِتَابِكَ الْمُنَزَّلِ عَلَى نَبِيِّكَ الْمُرْسَلِ: (يَمْحُو اللهُ مَا يَشَاءُ وَيُثْبِتُ وَعِنْدَهُ أُمُّ الْكِتَابِ). إِلٰهِي بِالتَّجَلِّي الْأَعْظَمِ فِي لَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ الْمُكَّرمِ الَّتِي يُفْرَقُ فِيهَا كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ وَيُبْرَمُ، اِكْشِفْ عَنِّي مِنَ الْبَلَاءِ مَا أَعْلَمُ، وَاغْفِرْ لِي مَا أَنْتَ بِهِ أَعْلَمُ. اَللهم اجْعَلْنِي مِنْ أَعْظَمِ عِبَادِكَ حَظًّا وَنَصِيبًا فِي كُلِّ شَـيْءِ قَسَمْتَهُ فِي هٰذِهِ اللَّيْلَةِ مِنْ نُورٍ تَهْدِي بِهِ، أَوْ رَحْمَةٍ تُنْشِرُهَا، أُوْ رِزْقٍ تَبْسُطُهَ، أَوْ فَضْلٍ تَقْسَمُهُ عَلَى عِبَادِكَ الْمُؤْمِنِينَ، يَا اللهُ لاَ إِلهَ إلآ أنت . اَللهم هَبْ لِي قَلْبًا نَقِيًّا مِنَ الشِّرْكِ بَرِيًّا وَلَا شَقِيًّا، وَقَلْبًا سَلِيمًا خَاشِعًا ضَارِعًا. اَللهم امْلَأْ قَلْبِي بِنُورِكَ وَأَنْوَارِ مُشَاهَدَتِكَ، وَجَمَالِكَ وَكَمَالِكَ وَمَحَبَّتِكَ، وَعِصْمَتِكَ وَقُدْرَتِكَ وَعِلْمِكَ، يَا أَرْحَمَ  الرَّاحِمِينَ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.

“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Semoga Allah mencurahkan rahmat pengagungan dan keselamatan kepada Sayyidina Muhammad, para keluarga dan sahabatnya. Ya Allah, Wahai Dzat Pemilik anugerah dan Yang tidak dianugerahi (pihak lain), wahai Pemilik Keagungan dan Kemuliaan, wahai Pemilik Karunia dan Kenikmatan, tiada Tuhan selain Engkau tempat para pengungsi, tetangga para pencari tetangga, dan keamanan orang-orang yang ketakutan. Ya Allah, bila Engkau telah mencatatku di sisiMu (dalam Umm al-Kitab) sebagai orang yang celaka, terhalangi dari rahmat, tertolak, rejekiku tidak lancar, maka wahai Allah dengan kemurahanMu hapuslah celakaku, terhalangiku (dari rahmat), tertolakku dan ketidaklancaran rezkiku. Tetapkanlah diriku di sisiMu dalam Umm al-Kitab sebagai orang yang beruntung, diberi (kelancaran) rezki dan tertolong (melakukan) berbagai kebaikan. Sebab sungguh Engkau sudah berfirman dalam kitabMu yang diturunkan lewat perantara lisan NabiMu yang diutus: “Allah menghapuskan dan menetapkan apa yang Dia kehendaki, dan di sisiNya terdapat Umm al-Kitab.” Wahai Tuhanku dengan tajalli (penampakan rahmat) yang teragung dalam malam Nishfu Sya’ban yang dimuliakan, yang di dalamnya setiap perkara kokoh dibagi dan dikokohkan, aku memohon kepadaMu Engkau bukakan dariku cobaan yang ku ketahui, dan ampuni diriku atas dosa yang lebih Engkau ketahui. Ya Allah, jadikanlah diriku tergolong hambamu yang paling besar jatah dan bagian dari setiap hal yang Engkau bagikan dalam malam ini, yaitu dari cahayaMu, cahaya musyahadahMu, cahaya keindahanMu, cahaya kesempurnaanMu, cahaya cintaMu, cahaya penjagaanMu, cahaya qudrahMu dan cahaya ilmuMu, wahai Dzat Yang  Maha Pengasih dari para pengasih. Semoga Allah Ta’ala senantiasa melimpah kan rahmat ta’zhim dan keselamatan bagi Sayyidina Muhammad, para keluarga dan sahabatnya.”

b. Doa Sempurna

إِلٰهِي تَعَرَّضَ لَكَ فِي هٰذِهِ اللَّيْلَةِ الْمُتَعَرِّضُونَ، وَقَصَدَكَ وَأَمَلَ مَعْرُوفَكَ وَفَضْلَكَ  الطَّالِبُونَ، وَرَغِبَ إِلَى جُودِكَ وَكَرَمِكَ الرَّاغِبُونَ، وَلَكَ فِي هٰذِهِ اللَّيْلَةِ نَفْحَاتٌ وَعَطَايَا وَجَوَائِزُ وَمَوَاهِبُ وَهِبَاتٌ تَمُنُّ بِهَا عَلَى مَنْ تَشَاءُ مِنْ عِبَادِكَ، وَتَخُصُّ بِهَا مَنْ أَحْبَبْتَهُ مِنْ خَلْقِكَ، وَتَمْنَعُ وَتَحْرُمُ مَنْ لَمْ تَسْبِقْ لَهُ الْعِنَايَةُ مِنْكَ، فَأَسْأَلُكَ يَا اللهُ بِأَحَبِّ الْأَسْمَاءِ إِلَيْكَ وَأَكْرَمِ الْأَنْبِيَاءِ عَلَيْكَ، أَنْ تَجْعَلَنِي مِمَّنْ سَبَقَتْ لَهُ مِنْكَ الْعِنَايَةُ، وَاجْعَلْنِي مِنْ أَوْفَرِ عِبَادَكَ وَأَجْزَلِ خَلْقِكَ حَظًّا وَنَصِيبًا وَقِسْمًا وَهِبَةً وَعَطِيَةً فِي كُلِّ خَيْرٍ تَقْسَمُهُ فِي هٰذِهِ اللَّيْلَةِ أَوْ فِيمَا بَعْدَهَا مِنْ نُورٍ تَهْدِي بِهِ، أَوْ رَحْمَةٍ تُنْشِرُهَا، أَوْ رِزْقٍ تَبْسُطُهُ، أَوْ ضَرٍّ تَكْشُفُهُ، أَوْ ذَنْبٍ تَغْفِرُهُ، أَوْ شِدَّةٍ تَدْفَعُهَا، أَوْ فِتْنَةٍ تُصْرِفُهَا، أَوْ بَلَاءٍ تَرْفَعُهُ، أَوْ مُعَافَاةٍ تَمُنُّ بِهَا، أَوْ عَدُوٍّ تَكْفِيهِ، فَاكْفِنِي كُلَّ شَرٍّ، وَوَفِّقْنِيَ اللهم لِمَكَارِمِ الْأَخْلَاقِ، وَارْزُقْنِي الْعَافِيَةَ وَالْبَرَكَةَ وَالسَّعَةَ فِي الْأَرْزَاقِ، وَسَلِّمْنِي مِنَ الرِّجْزِ وَالشِّرْكِ وَالنِّفَاقِ .

“Wahai TuhanKu, para orang yang menghadap telah mengadap kepadamu, para peminta telah menujuMu dan mengharap kebaikan dan anugerahMu, para pecinta telah mencintai kedermawanan dan kemurahanMu, di malam ini Engkau mempunyai kedermawanan-kedermawanan, pemberian-pemberian, karunia-karunia, dan hibah-hibah, yang dengannya Engkau menganugerahi kepada seseorang dari hamba-hambamu yang Engkau kehendaki, dengannya Engkau khususkan seseorang dari makhlukMu yang Engkau cintai, Enkau cegah den Engkau halangi orang yang tidak terdahului oleh pertolonganMu. Dan jadikanlah diriku termasuk segolongan hambaMu yang sempurna, termasuk segolongan makhlukMu yang paling besar jatah, nasib dan bagian dari nur yang dengannya Engkau memberi petunjuk, dari rahmat yang Engkau sebarkan, dari rezki yang Engkau lapangkan, dari mara bahaya yang Engkau berikan jalan keluar, dari dosa yang Engkau ampuni, dari kesulitan yang Engkau tolak, dari fitnah yang Engkau redam, dari dari cobaan yang engkau hilangkan, dari ampunan yang engkau Anugerahkan, atau dari musuh yang Engkau hadang, lalu cegahlah diriku dari setiap keburukan, dan berilah taufik diriku ya Allah Swt untuk mudah menjalankan akhlak-akhlak yang mulia, berilah diriku rezki kesehatan, berkah dan kelapangan rezki, serta selamatkanlah diriku dari kekejian, kemusyrikan dan kemunafikan.”

اَللهم إِنَّ لَكَ نَسَمَاتِ لُطْفٍ إِذَا هَبَّتْ عَلَى مَرِيضِ غَفْلَةٍ شَفَتْهُ، وَإِنَّ لَكَ نَفْحَاتِ عَطْفٍ إِذَا تَوَجَّهَتْ إِلَى أَسِيرِ هَوَى أَطْلَقَتْهُ، وَإِنَّ لَكَ عِنَايَاتٍ إِذَا لَاحَظَتْ غَرِيقًا فِي بَحْرِ ضَلَالَةٍ أَنْقَذَتْهُ، وَإِنَّ لَكَ سَعَادَاتٍ إِذَا أَخَذَتْ بِيَدِ شَقِيٍّ أَسْعَدَتْهُ، وَإِنَّ لَكَ لَطَائِفِ كَرَمٍ إِذَا ضَاقَتِ الْحِيلَةُ لِمُذْنِبٍ وَسَعَتْهُ، وَإِنَّ لَكَ فَضَائِلَ وَنِعَمًا إِذَا تَحَوَّلَتْ إِلَى فَاسِدٍ أَصْلَحَتْهُ، وَإِنَّ لَكَ نَظَرَاتِ رَحْمَةٍ إِذَا نَظَرَتَ بِهَا إِلَى غَافِلٍ أَيْقَظَتَهُ، فَهَبْ لِيَ اللهم مِنْ لُطْفِكَ الْخَفِي نَسَمَةً تَشْفِي مَرَضَ غَفْلَتِي، وَانْفَحْنِي مِنْ عَطْفِكَ الْوَفِي نَفْحَةً طَيِّبَةً تُطْلِقُ بِهَا أَسْرِي مِنْ وَثَاقِ شَهْوَتِي، وَالْحِظْنِي وَاحْفِظْنِي بِعَيْنِ عِنَايَتِكَ مُلَاحَظَةً تُنْقِذُنِي بِهَا وَتُنْجِينِي بِهَا مِنْ بَحْرِ الضَّلَالَةِ، وَآتِنِي مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ تُبْدِلُنِي بِهَا سَعَادَةً مِنْ شَقَاوَةٍ، وَاسْمَعْ دُعَائِي، وَعَجِّلْ إِجَابَتِي، وَاقْضِ حَاجَتِي وَعَافِنِي، وَهَبْ لِي مِنْ كَرَمِكَ وَجُودِكَ الْوَاسِعِ مَاتَرْزُقَنِي بِهِ الْإِنَابَةَ إِلَيْكَ مَعَ صِدْقِ اللَّجَاءِ وَقَبُولِ الدُّعَاءِ، وَأَهِّلْنِي لِقَرْعِ بَابِكَ لِلدُّعَاءِ يَاجَوَادُ حَتَّى يَتَّصِلَ قَلْبِي بِمَا عِنْدَكَ، وَتُبَلِّغْنِي بِهَا إِلَى قَصْدِكَ. يَاخَيْرَ مَقْصُودٍ وَأَكْرَمَ مَعْبُودٍ، أَبْتَهِلُ وَأَتَضَرَّعُ إِلَيْكَ فِي طَلَبِ مَعُونَتِكَ وَأَتَّخِذُكَ يَا إِلٰهِي مَفْزَعًا وَمَلْجَأً، أَرْفَعُ إِلَيْكَ حَاجَتِي وَمَطَالِبِي وَشَكَوَايَ، وَأَبْدِي إِلَيْكَ ضَرِّي، وَأَفُوضَ إِلَيْكَ أَمْرِي وَمُنَاجَاتَي، وَأَعْتَمِدُ عَلَيْكَ فِي جَمِيعِ أُمُورِي وَحَالَاتِي .

“Ya Allah, sungguh Engkau memiliki hembusan-hembusan kelembutan yang ketika berhembus pada orang yang menderita lupa (dariMu) maka ia akan menyembuhkannya. Sungguh Engkau mempunyai pemberian-pemberian kelembutan yang bila mengarah pada orang yang ditahan hawa nafsu, maka ia akan membebaskannya. Sungguh Engkau mempunyai pertolongan-pertolongan yang ketika melirik pada seseorang yang tenggelam dalam lautan kesesatan maka ia akan menyelamatkannya. Sungguh Engkau mempunyai keberuntungan-keberuntungan yang ketika diperoleh orang yang celaka maka ia akan membuatnya beruntung. Sungguh Engkau memiliki kelembutan-kelembutan kemurahan yang ketika muslihat seorang pendosa menjadi sempit maka ia akan melapangkankannya. Sungguh engkau mempunyai augerah-anugerah dan kenikmatan-kenikmatan ketika berpindah kepada seseorang yang fasik maka ia akan membuatnya menjadi baik. Sungguh Engkau mempunyai penglihatan rahmat yang saat dengannya Engkau melihat kepada seseorang yang lupa maka Engkau akan menyadarkannya. Maka berilah diriku, ya Allah, dari kelembutanMu yang samar, hembusan yang menyembuhkan derita lupaku (dari Mu), berilah diriku dari kelembutanMu yang sempurna pada suatu pemberian yang baik yang dengannya Engkau bebaskan diriku dari penawanan belenggu sahwatku, perhatikan dan jagalah diriku dengan penglihatan pertolongaMu dengan perhatian yang dengannya Engkau menyelamatkanku dari lautan kesesatan, berilah diriku rahmat dari sisiMu di dunia dan akhirat yang dengannya Engkau ganti keberuntungan dari kesialan, dengarkanlah doaku, segerakanlah pengijabahanku, penuhilah hajatku, ampunilah diriku, berilah hal yang dengannya Engkau memberi rezki diriku kembali kepadamu dari kedermawanan dan kemurahanMu disertai pengungsian yang tepat dan penerimaan doa, jadikanlah diriku ahli mengetuk pintuMu karena berdoa wahai Dzat Yang Maha Pemurah, sehingga hatiku bersambung dengan apa yang ada di sisiMu, dan dengan kembali kepadaMu Engkau sampaikan diriku pada maksudMu. Wahai Dzat Yang Terbaik Maksudnya dan Dzat Termulia Yang Disembah, aku berdoa dengan sepenuh hati dan merendahkan diri kepadaMu dalam mencari pertolonganMu, aku jadikan diriMu wahai Tuhanku sebagai tempat meminta pertolongan dan mengungsi, aku adukan kepadamu hajat, permintaan dan keluahanku, aku beberkan padaMu keprihatianku, aku pasrahkan kepadaMu urusan dan munajatku, dan aku berpegang padaMu dalam segala urusan dan kondisiku.”

اَللهم إِنَ هٰذِهِ اللَّيْلَةَ خَلْقٌ مِنْ خَلْقِكَ فَلَا تُبْلِنِي فِيهَا وَلَا بَعْدَهَا بِسُوءٍ وَلَا مَكْرُوهٍ، وَلَا تَقْدِرْ عَلَيَّ فِيهَا مَعْصِيَةً وَلَا زَلَّةً تُثْبِتُ عَلَيَّ فِيهَا ذَنْبًا، وَلَا تُبْلِنِي فِيهَا إِلَّا بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ، وَلَا تُزَيِّنْ لِي جَرَاءَةً عَلَى مَحَارِمِكَ، وَلَا تَرْكًا لِطَاعَتِكَ، وَلَا اسْتِخْفَافًا بِحَقِّكَ وَلَا شَكًّا فِي رِزْقِكْ، فَأَسْأَلُكَ اللهم نَظْرَةً مِنْ نَظْرَاتِكَ وَرَحْمَةً مِنْ رَحْمَاتِكَ وَعَطِيَةً مِنْ عَطَيَاتِكَ اللَّطِيفَةِ، وَارْزُقْنِي مِنْ فَضْلِكَ، وَاكْفِنِي شَرَّ خَلْقِكَ وَاحْفِظْ عَلَيَّ دِينُ الْإِسْلَامِ، وَانْظُرْ إِلَيْنَا بِعَيْنِكَ الَّتِي لَا تَنَامُ، وَآتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ-ثَلَاثا-.

“Ya Allah, sungguh malam ini merupakan suatu makhluk dari makhlukMu, maka jangan Engkau beri cobaa diriku di dalamnya dan sesudahnya dengan keburukan dan perkara yang dibenci, jangan Engkau takdirkan maksiat padaku dan kesalahan yang menetapkan dosa bagiku di dalamnya, jangan Engkau beri cobaan diriku di dalamnya kecuali cobaan yang terbaik, jangan engkau hiasi diriku dengan kenekatan menerjang keharaman-keharamanMu, meninggalkan ketaatan kepadaMu, meremehkan hakMu dan merakukan rezkiMu, maka aku memohon kepadaMu ya Allah, penglihatan dari penglihatan-penglihatanMu, rahmat dari rahmat-rahmatMu, pemberian dari pemberian-pemberianMu yang lembut, berilah rezki diriku dari anugerahMu, cegahlah dariku keburukan makhlukMu, jagalah agama Islam bagiku, lihatlah diriku dengan penglihatanMu yang tiada pernah terlelap, berilah diriku kebaikan di dunia dan di akhirat serta jagalah diriku dari neraka, -3 x-.”

إِلٰهِي بِالتَّجَلِّي الْأَعْظَمِ فِي لَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ الشَّهْرِ الْأَكْرَمِ الَّتِي يُفْرَقُ فِيهَا كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ وَيُبْرَمْ، اِكْشِفْ عَنَّا مِنَ الْبَلَاءِ مَا نَعلَمُ وَمَا لَا نَعْلَمْ، وَاغْفِرْ لَنَا مَا أَنْتَ بِهِ أَعْلَمُ-ثَلَاثًا-. اَللهم إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِ مَا تَعْلَمُ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا تَعْلَمُ، وَأَسْتَغْفِرُكَ مِنْ كُلِّ مَا تَعْلَمُ، إِنَّكَ أَنْتَ عَلَّامُ الْغُيُوبِ. اَللهم إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِ مَا تَعْلَمُ وَمَا لَا أَعْلَمُ. اَللهم إِنَّ الْعِلْمَ عِنْدَكَ وَهُوَ عَنَّا مَحْجُوبٌ، وَلَا نَعْلَمُ أَمْرًا نَخْتَارَهُ لِأَنْفُسِنَا، وَقَدْ فَوَّضْنَا إِلَيْكَ أُمُورَنَا، وَرَفَعْنَا إِلَيْكَ حَاجَاتِنَا، وَرَجَوْنَاكَ لِفَاقَاتِنَا وَفَقْرِنَا، فَأَرْشِدْنَا يَا اللهُ، وَثَبِّتْنَا وَوَفِّقْنَا إِلَى أَحَبِّ الْأُمُورِ إِلَيْكَ، وَأَحْمَدُهَا لَدَيْكَ، فَإِنَّكَ تَحْكُمُ بِمَا تَشَاءُ وَتَفْعَلُ مَا تُرِيدُ، وَأَنْتَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٍ. وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلّا بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ، سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِينَ وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ. وَصَلَّى اللهُ تَعَالَى  عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ. اِنْتَهَى دُعَاءُ شَعْبَانَ

“Wahai Tuhanku dengan tajalli (penampakan rahmat) yang teragung dalam malam Nishfu Sya’ban bulan termulia yang di dalamnya setiap perkara kokoh dibagi dan dikokohkan, aku memohon kepadaMu Engkau bukakan dariku cobaan yang ku ketahui dan yang tidak ku ketahui, dan ampunilah dosa yang lebih Engkau ketahui, -3 x-. Ya Allah sungguh aku memohon kepadaMu dari kebaikan perkara yang Engkau ketahui dan tidak aku ketahui. Ya Allah, sunggh ilmu itu ada di sisiMu dan terhijab dari kami. Kami tidak mengetahui perkara yang kami pilih bermanfaat bagi diri kami, sungguh telah kami pasrahan kepadaMu, aku memujiMu di hadapanMu, sebab sungguh Engkau menghukumi dengan hukum yang Engkau mau dan melakukan perbuatan yang Engkau kehendaki, Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu, tiada kemampuan (menghindari maksiat) dan tiada kekuatan (beribadah) melainkan dengan (taufik) Allah Yang Maha Luhur lagi Maha Agung. Mahasuci Tuhanmu, Tuhan Yang Maha Mulia dari (teman dan anak) yang disifatkan oleh orang-orang musyrik. Keselamatan semoga terimpah bagi para utusan. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. Semoga Allah mencurahkan rahmat pengagungan dan keselamatan kepada Sayyidina Muhammad, para keluarga dan sahabatnya. Demikian doa Sya’ban (dari al-Hadad).”


Ilustrasi Asli : youtube.com