Agenda Pilpres, Pileg dan Teladan para Sufi

Pilihan

Fikih Kebencanaan Perspektif NU (bag-1)

PENDAHULUAN Bencana alam adalah konsekuensi dari kombinasi aktivitas alami dan aktivitas manusia, seperti letusan gunung, gempa bumi dan tanah longsor. ...

Bolehkah Membatalkan Sholat Karena HP Berdering ?

Sering kali saat ke masjid kita menemukan instruksi untuk mematikan HP “HP HARAP DIMATIKAN”. Sebut saja pak Jono, seorang kuli yang rajin...

Pilihan Mendalami Agama atau Berdakwah

Galau, bingung dan penuh dilematis, mungkin inilah yang dirasakan kang Sholeh santri Ibtidaiyyah yang baru saja memulai petualangan mempelajari ilmu agama khas...
Ahmad Muntaha AM
PP Imadut Thulabah, Nepak, Mertoyudan Magelang. PP Nurul Hidayah, Pangen Juru Tengah, Purworejo. PP Lirboyo Kota Kediri (2001-2010). Sekretaris PC LBM NU Kota Surabaya (2013-2015 & 2015-2017). Narasumber Aswaja NU Center PWNU Jawa Timur (2014-sekarang). Wakil Sekretaris PW LBM NU Jawa Timur (2013-sekarang). Pengurus LTN HIMASAL (Himpunan Alumni Santri Lirboyo PUSAT) dan Lirboyo Press. Penulis Buku Populer Khazanah Aswaja.

Oleh: Ahmad Muntaha AM
KA Mutiara Selatan, Surabaya-Kota Banjar Ciamis
22 September 2018

Agenda lima tahunan Pilpres (Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden) dan Pileg (Pemilihan Legislatif), agenda istimewa bagi perjalanan bangsa Indonesia segera dimulai. Semua calon berlomba untuk menjadi yang terbaik. Masyarakat pun banyak yang sudah tampak dan menampakkan kecenderungan pilihan politiknya, meski sebagian juga masih wait and see, melihat visi-misi masing-masing calon.

Di group-group WA dan media sosial lainnya, aksi sindir dan serang-menyerang sudah mulai terjadi, dari yang halus, setengah halus, hingga kasar tak beraturan. Sungguh sangat disayangkan.

Mungkin, ada baiknya dalam kondisi seperti itu, kita tetap menjaga akal sehat dan akhlak kita secara optimal, semampunya, di tengah godaan untuk membalas pancingan cibiran dan serangan partisan dari manapun. Dalam hal ini sering saya lakukan, puasa ngebleng.

Ya, puasa ngebleng. Tapi bukan berarti puasa sehari semalam tanpa berbuka. Lebih dari itu. Puasa ngebleng yang saya maksud adalah tidak bicara dan komentar tentang politik praktis sama sekali selama satu minggu, dua minggu atau semampunya. Intinya adalah belajar menahan diri.

“Lalu bagaimana, saya kan Tim Sukses ini, simpatisan itu, dan wajib berjuang untuk memenangkannya?”

Kadang ada yang bertanya demikian. Bagi saya, itu merupakan suatu konsekuensi pilihan masing-masing orang yang harus dilakukan secara bertanggung jawab lahir dan batin.

Dalam konteks seperti ini, ada baiknya kita menyimak ujaran-ujaran hikmah dari para bijak bestari. Di antaranya Syekh Al Imam Al Junaid Al Baghdadi, salah satu panutan utama Nahdliyyin dan NU dalam bidang tasawuf dan akhlak.

Suatu kali beliau pernah berujar tentang karakter sufi sejati, yang terjemah bebasnya seperti ini:

“Sufi itu seperti bumi, ke sana dibuang segala sampah dan kotoran, namun tiada keluar darinya kecuali kebaikan dan kemanfaatan.

Sufi itu seperti bumi, menjadi pijakan orang baik maupun orang yang belum baik.

Sufi itu seperti awan mendung, meneduhi dan melindungi apa saja dan siapa saja.

Sufi itu seperti hujan, membawa kesegaran dan keberkahan kepada apa saja dan siapa saja.

Begitu dahsyat kalimat hikmah beliau ini. Semoga menginspirasi di musim Pilpres dan Pileg ini, untuk berupaya semakin dewasa dan mendewasakan diri. Amin.


Sumber:
As Suhrawardi, ‘Awarif Al Ma’arif pada Ihya’ Ulum Ad Din, (Semarang: Toha Putra, tth), I, 323:

وَقَالَ الجنيد: الصوفي كالأرض يطرح عَلَيْهَا كُل قبيح ولا يخرج منها إلا كُل مليح. وَقَالَ أَيْضًا: إنه كالأرض يطؤها البر والفاجر وكالسحاب يظل كُل شَيْء وكالقطر يسقى كُل شَيْء.

More articles

Terbaru

Doa Sholat Tahajud, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Sebagaimana telah disebutkan sebelumnya, bahwa Sholat Tahajud memiliki banyak sekali manfaat dan keutamaan. Tentunya akan semakin memperkuat semua niat dan tujuan kita...

Niat Sholat Tahajud dan Keutamaannya

Sholat Tahajud atau yang biasa kita kenal dengan Sholat malam merupakan salah satu sholat sunnah yang sangat dianjurkan, lazimnya dilaksanakan di sepertiga...

Sayyid Gus Dur Dan Sayyid Millennial

Oleh: Ahmad Muntaha AMPagergunung, 27 Desember 2019 Gus Dur itu Sayyid. Sayyid sejati. Sebab yang berhak mengenakan gelar sayyid...

Gus Dur, Al-Muhallab Dan Dedikasi Generasi Milenial

Oleh: Ahmad Muntaha AMPagi dingin di Pagergunung, 28 Desember 2019 Ini sedang baca-baca karya al Muhallab : al Mukhtashar...

Nafkah wajib istri termasuk kuota internet & make up nih ?

Memenuhi kebutuhan istri merupakan kewajiban utama seorang suami. Kebutuhan yang dimaksud tidak hanya kebutuhan materi, tapi juga kebutuhan non-materi. Selain mencukupi kebutuhan istri, seorang suami...